one sceptical day
kita punya banyak pertanyaan dalam hidup ini. Tapi, ketika pertanyaan itu terjawab, apakah kepuasan yang diberikan tongkat estafet?
Seringnya tidak. Kita suka mencari-cari pertanyaan, bukan jawaban, karena keseruan ada di lapangan, bukan di garis finish atau start.
Karakter memang sering membingungkan, di satu sisi kita melakukan suatu hal yang begitu tabu, tapi melarang orang lain untuk melakukannya. Kita mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan, dorongan yang ada, dengan segala cara yang dihalalkan.
Haruskah, kita terus terusan mencari setan?
Lalu kalau bukan, apa yang harus kita cari? Seolah kita tak pernah berhenti untuk mengusahakan hal-hal yang jarang benar .. sampai kapan kita harus salah, untuk menjadi tidak terlalu salah lagi?
sampai kapan penyesalan harus terus datang, dan kita harus tersenyum dalam kemaksiatan buatan?
…seakan-akan.. tidak akan ada meteor yang nantinya menyerang bumi, kita melakukan segala sesuatu nya tanpa memikirkan perasaan yang lain. Kita berpura-pura aman, padahal tidak sama sekali. sampah perasaan.. harus dibuang kemana?
kenapa hidup ini membingungkan?
karena dibuat untuk tidak dijawab.
aku ingin bertemu jawaban, kemudian bunuh diri bersama misteri yang akhirnya kutemukan.
apa artinya hidup kalau nanti juga mati?
siapa tahu mati menyenangkan.
on a day where sceptic is the air that i breathe.
March 26th, 2007 at 12:49 am
Karena ketika jalan salah yang nikmat itu kita tempuh, hidup in i betul betul hidup!
Klo smua yang kita tempuh itu lurus, kayaknya mati lebih asik daripada hidup. Don’t you think so Mrs. Sabathaly?
March 27th, 2007 at 1:59 am
i do think soo!! i do!
right to be wrong mr. anthony
=)
April 4th, 2007 at 12:23 am
hm, so nice..
Kalau menurut gw, inilah tulisan yang pantas disebut sebagai ‘Kegenitan Intelektual’. Tidak pernah sistematis, tetapi selalu terlihat sexy.
Mnurut gw, benar2 sexy cewek yang bisa menulis esai macam ini…
July 21st, 2008 at 4:07 am
Great post